Ngelantur


Munculnya pabrik-pabrik industri baru  (Garment,pharmacy,sepatu dll)  di kabupaten Cianjur dan Sukabumi memang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar,  karena  mampu   menyerap tenaga kerja bagi lingkungan tempat pabrik atau industri itu didirikan, tapi disisi lain  hal ini justru menjadi ajang merauk keuntungan yang besar bagi segelintir orang yang memanfaatkan momentum ini, dengan cara meminta sejumlah uang bagi setiap pelamar yang ingin masuk perusahaan/pabrik tersebut dengan menjanjikan posisi tertentu diperusahaan tersebut. Padahal kehadiran sebuah perusahaan di suatu wilayah seharusnya bisa membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat sekitar, untuk bisa meningkatkan kesejahteraan, kualitas hidup, dan kualitas lingkungan lokasi usahanya, bukannya meminta uang apalagi dalam jumlah yang tidak sedikit, bayangkan saja untuk pelamar perempuan misalnya dikenakan biaya 500.000 – 1jt rupiah, Untuk calon karyawan laki-laki 3jt s/d 3,5jt,barangkali meskipun pabrik tersebut tidak berproduksi masih bisa mendapatkan keuntungan besar dari para calon karyawan baru, bayangkan saja misalkan total karyawan 7000ribu, karyawan perempuan misalkan 5ribu x 500.000 = 2,5 miliar, ditambah 2ribu karyawan laki-laki x 3jt = 6miliar,cukup berkedok pabrik industri sepatu, perusahaan itu bisa mendapatkan keuntungan 8,5 miliar dari 7000 karyawan yang masuk.

meskipun pihak management (HRD) perusahaan menyangkal bahwa bahwa tidak ada praktek sogok-menyogok untuk setiap calon karyawan yang melamar atau yang sudah direkrut oleh perusahaannya, tapi sebenarnya hal itu setiap hari terjadi, silahkan saja coba melamar, mungkin di pos satpam saja sudah ditanya punya DP berapa?

Sudah menjadi rahasia umum tidak hanya di instansi-instansi pemerintah saja, tapi juga diperusahaan-perusahaan swasta, budaya korupsi itu terjadi, seolah merupakan hal yang wajar, bahkan sudah dipandang sebagai satu tradisi dan budaya yang melekat erat dalam kehidupan sosial bangsa kita.

Mungkin yang paling tepat adalah dimulai dari diri kita sendiri, memperbaiki diri dan berharap semoga “Cianjur Berakhlakul Karimah ” itu bukan cuma slogan,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: